![]() |
| Pantai Kutang Lamongan |
Pantai Kutang Lamongan - Lamongan selain
terkenal dengan kulinernya juga terkenal dengan destinasi wisatanya, terutama
wisata pantai. Kalau di Bali ada pantai Kuta, maka di Lamongan ada pantai
kutang yang keidahannya juga sudah tidak diragukan lagi.
Pantai Kutang ini
terletak di desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Pantai ini bisa dibilang masih perawan. Mengapa begitu? Karena pantai ini
sangatlah alami dan menawan yang keberadaannya jelas belum pernah disentuh dan
dipoles, baik oleh pemerintahan desa setempat maupun pemerintah Kabupaten
Lamongan.
Nama dari pantai ini
pun sangatah unik, Pantai Kutang. Kutang merupakan kata dalam bahasa Jawa yang
berarti Bra. Munculnya nama atau julukan itu, lantaran menurut warga setempat,
dahulu banyak ditemukan kutang berserakan di pantai tersebut.
![]() |
| Pantai Kutang Lamongan |
Di pantai Kutang
terdapat berbagai tumbuhan bakau, mangrove, dan pepohonan besar. Ada juga pasir
putih dan bedahan pasir memanjang yang membentuk kali kecil sebagai aliran air
dataran tinggi yang mengalir ke laut. Nah, di hamparan pasir ini biasanya
digunakan pengunjung main ayunan yang hanya mengandalkan tambak yang diikat di
atas pohon besar.
Nah selain wisata
pantai, Lamongan juga terkenal memiliki berbagai wisata religi, seperti Makam
Sunan Drajat, Makam ayah Sunan Giri di kemantren, Sendang Duwur, dan masih
banyak lagi. Namun, baru-baru ini ada wisata religi yang sedang hits dan banyak
diperbincangkan oleh masyarakat, yaitu Indonesian Islamic Art Museum yang
lokasinya tidak jauh dari pantai Kutang
Indonesian Islamic Art
merupakan museum Islam di Lamongan yang terletak di kompleks Wisata Bahari
Lamongan, Jl. Raya Paciran (Ex. Tanjung Kodok) Lamongan, Jawa Timur. Lalu, apa
yang menarik dari museum ini?
Tidak seperti museum
pada umumnya, Indonesian Islamic Art Museum ini memiliki zona theater atau
audio visual room yang menyajikan film animasi sejarah peradaban Islam. Museum
ini juga sudah berbasis Teknologi Informasi, sehingga pengunjung bisa melihat
gambar-gambar tiga dimensi menjadi 3 dimensi. Menariknya lagi kita juga bisa
melakukan intertaksi dengan gambar 3 dimensi tersebut, dan bisa kita abadikan
melalui foto maupun video.
Indonesian Islamic Art
Museum juga memiliki zona diorama yang memiliki banyak photo spot keren. Di
zona ini ada banyak replika peradaban Islam yang juga memiliki background dan
backsound suara yang disesuikan dengan jenis replikanya. Contohnya adalah
replika masjid Chenho dengan background kampun pecinan dan backsound orang
China yang sedang belajar mengaji ataupun adzan. Lalu bagaimana dengan koleksi
yang ada di Indonesian Islamic Art Museum?
Indonesian Islamic Art
Museum memiliki koleksi benda-benda bersejarah terlengkap, dimulai dari
peninggalan kerajaan Islam Nusantara, seperti Samudra Pasai, Aceh, Gowa Talu,
Mataram Islam dan banyak lagi. Ada juga berbagai artifak Islam dari Ottoman
Turki, Mughal India, dan berbagai dinasti China, seperti Tang, Song, Champa,
Yuan dan Ming.
Sementara itu, harga
tiket masuk Indonesian Islamic Art Museum adalah Rp. 10.000 ketika weekday dan
15.000 ketika weekend. Jam buka museum adalah mulai pukul 08:00 sampai pukul
17:00 WIB.








